ARUS MUDIK NATAL DAN TAHUN BARU 2015, KM TATAMAILAU MENGANGKUT PENUMPANG SEBANYAK 1.520 ORANG | Reportase Sulawesi Utara       ARUS MUDIK NATAL DAN TAHUN BARU 2015, KM TATAMAILAU MENGANGKUT PENUMPANG SEBANYAK 1.520 ORANG | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Kedatangan kapal Pelni KM Tamailau Bitung
Kapal Pelni KM Tatamailau
Reportase Sulut.com - Kedatangan kapal pelni KM Tatamailau didermaga pelabuhan Samudera Bitung, minggu (21/12) dengan mengangkut penumpang sebanyak 1.520 orang ini, karena penumpang tersebut banyak yang pulang kampung (Pulkam), serta ingin merayakan Natal dan Tahun Baru besama keluarga.


KM Tatamailau yang berangkat dari pelabuhan Bacan, Sorong, Mansuar, Pianemo, Kapisawar, sorong, Fakfak, Kaimana, Tual, Timika, Agats dan juga Merauke telah tiba dengan selamat dipelabuhan samudera Bitung, walaupun dengan jumlah penumpang yang begitu padat. “Sebagai sarana transportasi laut, dari pihak PT Pelni selalu berupaya yang terbaik bagi semua penumpang yang ingin berlayar”.

Untuk periode mudik Natal 2014, Pelni sekaligus menyosialisasikan kebijakan pembatasan penjualan tiket demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan para penumpang, apabila telah masuk puncak arus mudik nanti, kapal Pelni dapat mengangkut penumpang hingga empat kali lipat dari kapasitas kapal.

Kalau dilihat, peningkatan penumpang selalu terjadi di masa - masa mudik lebaran maupun Natal, dan ini perlu dipahami, karena para pemudik yang menggunakan jasa layanan Pelni ingin segera tiba di kampung halaman masing – masing, walaupun akan berdesak –
desakan diatas kapal, asalkan para pemudik ini bisa pulang kampung.

Salah satu staf PT Pelni Bitung, J Patimalla saat dikonfirmasi didermaga Bitung mengatakan,  PT Pelayaran Nasional Indonesia akan siagakan seluruh armada kapal untuk melayani para pemudik selama periode 15 Desember 2014 hingga 15 Januari 2015 dalam rangka memasuki masa arus mudik Natal dan Tahun Baru 2015.

Sejumlah ruas diantisipasi akan mengalami kenaikkan penumpang yang cukup signifikan, namun kami memegang tanggung jawab besar untuk memastikan keselamatan jiwa seluruh penumpang yang ada di atas kapal, karena itu kami harus membatasi jumlah penumpang yang kami angkut selama periode mudik Natal ini,” paparnya.


Posting Komentar