PULUHAN KARUNG KOPRA YANG JATUH, KARENA KONDISI TRUCK SUDAH CUKUP TUA | Reportase Sulawesi Utara       PULUHAN KARUNG KOPRA YANG JATUH, KARENA KONDISI TRUCK SUDAH CUKUP TUA | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Kopra berhamburan akibat termuat di Truk tua | Bitung
Reportase Sulawesi Utara -  Puluhan karung yang berisi kopra, dengan berat 80 kilo jatuh dari salah satu truck tua, nomor Polisi DB 8194 FY, Senin (22/12). Tercecernya kopra tersebut tepatnya dipintu keluar pelabuhan samudera Bitung (Pos 1), samping  Polsek Kawasan Pelabuhan Samudera (KPS) Bitung.

Arus lalu lintas sempat terjadi macet, karena kendaraan lain yang hendak melintasi pintu keluar pelabuhan terhambat dengan adanya karung kopra yang berserakan dijalan, melihat kejadian ini, polisi yang ada di Polsek KPS langsung saja keluar dan menyuruh sopir truck yang bernama Fence Yohanis agar cepat mengangkatnya.

“Dari informasi polisi yang bertugas di KPS mengatakan, kopra yang jatuh lantaran tidak diikat, apalagi muatannya cukup banyak, mestinya harus diikat, biar sesampainya di pabrik bisa aman”

Dari analisa Wartawan Reportase Sulawesi Utara yang berada dilokasi, sebenarnya mobil truck ini sudah tidak layak untuk dioperasikan, karena kondisi sudah agak tua, apalagi baknya sebagian sudah rusak, dan ini bisa berbahaya bagi kendaraan lain terutama bagi pengendara sepeda motor, yang nantinya akan tertimbun dengan karung kopra.

Sedangkan sopir truck tua bernama Fence Yohanis yang tinggal di Kelurahan Madidir menjelaskan, kopra yang diangkutnya sebanyak 200 karung, dan ini memang sudah standar muatan, saat ingin keluar dari pos keluar pelabuhan, tiba – tiba kopra ini jatuh dan baru kali ini muatan tersebut bisa jatuh.

Kopra yang saya angkut ini akan dibawa kepabrik PT Agro Bitung, sedangkan untuk pemilik barang bernama Ferdi Liong. “Untuk mengangkat kopra yang sudah berserakan dijalan kayaknya kita nyanda mampu mo angkat sendirian, makanya kita telefon bagian expedisi biar mo datang kesini,  sekalian juga cari buruh for mo angkat ini kopra yang sudah tercecer dijalan, biar selesai bantu nanti dikasih  gaji”, beber Fence.

Mengantisipasi semua ini dari kecelakaan, Reportase Sulawesi Utara berharap, dari pihak Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) dan Polisi Satuan Lalu Lintas Kota Bitung segera mengambil tindakan mengenai truck – truck yang sudah tidak layak muat barang, jangan sampai ada korban baru mau bertindak.

Posting Komentar