Rapat Dengar Pembahasan Tanah Lembeh di Ruang Sidang DPRD Hampir Saja Ricuh | Reportase Sulawesi Utara       Rapat Dengar Pembahasan Tanah Lembeh di Ruang Sidang DPRD Hampir Saja Ricuh | Reportase Sulawesi Utara

Reportase Sulut - Rapat dengar pendapat gabungan Anggota Komisi A dan B dalam rangka menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat pulau Lembeh, Kamis (07/05), Pukul 10.00 Wita di Ruang Sidang Gedung A DPRD Kota Bitung hampir saja ricuh.

Kedatangan masyarakat Pulau Lembeh ke Kantor DPRD Kota Bitung untuk kembali menindak lanjuti terkait status tanah Pulau Lembeh yang hingga kini tak kunjung selesai, dan hari ini mereka buktikan, kalau mereka turun dengan jumlah yang banyak.

Terkait dengan permasalahan tersebut, awalnya Anggota Komisi A dan Komisi B menyambut dengan baik, yang mana masyarakat Pulau lembeh langsung memadati Ruang Sidang Gedung A DPRD Bitung, kemudian dilanjutkan dengan menggelar rapat pendapat bersama dengan pihak terkait.

Sayangnya, rapat dengar pendapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi A DPRD Bitung, Victor Tatanude SH, hampir saja ribut dengan salah satu koordinatori LBH Missio Justitia, Michael Yakobus, yang mana, Yakobus tidak menerima kalau Tatanude mengskorsing persidangan tersebut. Sedangkan kemauannya Tatanude, rapat dengar harus dihadiri oleh pihak Pemkot Bitung, agar permasalah tanah lembeh yang telah berlarut – larut bisa mendapatkan solusinya.

Victor Tatanude yang kesal dengan sikap Yakobus, sebagai pimpinan sidang, akhirnya dia meninggalkan dan keluar dari meja persidangan, masyarakat lembeh yang tidak terima dengan itu, langsung membuat keributan diruang sidang, untungnya, keributan hanya sampai diadu mulut dan tidak ada aksi anarkis.

Polisi yang saat itu sedang melakukan pengamanan diluar dan didalam Kantor Dekot langsung meredam amarah masyarakat lembeh yang saat itu sangat emosi sekali, dan akhirnya ketegangan dari dua pihak berjalan aman sampai rapat dengar pendapat selesai pada kesimpulannya.

Posting Komentar