Peringati HUT Peoklamasi Kemerdekaan RI ke - 70 Tahun, PSDKP Bitung Tenggelamkan 8 Kapal Ikan Asing | Reportase Sulawesi Utara       Peringati HUT Peoklamasi Kemerdekaan RI ke - 70 Tahun, PSDKP Bitung Tenggelamkan 8 Kapal Ikan Asing | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportase Sulut - Dalam rangka HUT ke – 70 Proklamasi Kemerdekaan RI, diperairan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Selasa (18/07), Pukul 09.50 Wita, Pangkalan Pengawas SDKP (Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Kota Bitung, menenggelamkan delapan kapal ikan asing berbendera Philipina yang melakukan pelanggaran illegal fishing diperairan Indoneisa.

Penenggelaman delapam kapal ikan asing dilakukan dengan cara diledakan yang menggunakan dinamit daya ledak rendah, agar kondisi kapal tetap terjaga dan dapat menjadi rumpon ikan di lokasi peneggelaman, agar kapal - kapal yang ditenggelamkan menjadi habitat baru bagi ikan -ikan di perairan tersebut, sehingga berkontribusi terhadap kelestarian sumber daya kelautan dan perikanan.
Kepala PSDKP Kota Bitung, Pung Nugroho Saksono APi MM dalam sambutannya mengatakan,  penenggelaman kapal - kapal ikan ini telah mendapatkan persetujuan dari Ketua Pengadilan Negeri Bitung,  yang sudah  berdasarkan putusan pengadilan dan telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht). Delapan kapal tersebut memiliki bobot rata - rata 5 GT yaitu, KM Amay Phili, KM Reychel 01, KM Reyvin, KM Berkat 03, KM Yordan 02, KM Marinir, KM Chriatian dan KM. Yordan 01.
Dengan memperingati HUT ke - 70 Tahun Kemerdekaan RI tahun 2015. KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) bersama - sama dengan TNI AL dan Polri, Kejaksaan Agung, serta instansi terkait menenggelamkan tiga puluh delapan kapal pelaku illegal fishing. Tiga puluh delapan kapal ditenggelamkan, merupakan kapal - kapal yang ditangkap oleh KKP (21 kapal), TNI AL (12 kapal) dan Polri (5 kapal), ujarnya.
Lanjutnya lagi, kapal - kapal ditenggelamkan secara bersama - sama dilokasi berbeda, untuk KKP melakukan penenggelaman di Perairan Pontianak 15 kapal, di Perairan Kema Bitung 8 kapal dan di Perairan Belawan 3 kapal. Sedangkan TNI AL menenggelamkan kapal dari lokasi berbeda yaitu, di Perairan Ranai 5 kapal, di Perairan Tarempa 3 kapal dan di Perairan Tarakan 4 kapal, pungkasnya.
Sedangkan Komandan Lantamal VIII Manado,  Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir SE MSc menyampaikan, TNI AL sangat sekali mendukung kebijakan pemerintah dengan bersama - sama stake holder dan instansi terkait lainnya bersinergi untuk mengamankan wilayah Perairan Sulawesi Utara, dari para pelaku illegal fishing.
Pada proses penenggelaman, para rombongan dari seluruh instansi terkait yang hadir on board di KN Singa Laut – 4802 antara lain, Danlantamal VIII Manado, Laksamana TNI Manahan Simorangkir SE MSc, Kepala Bakamla Zona Maritim Tengah, Brijen Pol Drs Anang Syarief Hidayat, Setdis Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Abdul Rouf, Dirpolariud Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Triyono Wibowo, Asintel Danlantamal VIII Manado, Letkol Laut (P) Ivong Wicaksono Wibowo, Asops Danlantamal VIII Manado, Kolonel Laut (P) A M Susanto, Dansatkamla Samuel Languyu Bitung, Mayor Laut (P) Yoyok Ary Nugroho AS, Danyon Marhanlan VIII, Mayor Marinir Estefanus Ginting, Kabid Ops Bakamla Zona Maritim Tengah, Kolonel Maritim  Heriwansyah Putra Agam, Kapolres Bitung AKBP Reindolf Unmehopa SH, SIK, Perwakilan PN Bitung dan Perwakilan Kejari Bitung.

Posting Komentar