Rumah Semi Permanen Milik Keluarga Sumokat - Kalalo Ludes Dilalap Sijago Merah | Reportase Sulawesi Utara       Rumah Semi Permanen Milik Keluarga Sumokat - Kalalo Ludes Dilalap Sijago Merah | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportase Sulut - Lagi – lagi sijago beraksi di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Rabu siang (05/08), Pukul 12.00 Wita, api melalap salah satu rumah semi permanen milik keluarga Sumokat - Kalalo yang berlokasi di Kelurahan Danowudu, Lingkungan 3 RT 11, Kecamatan Ranowulu, Kamis (06/08).

Sijago merah beraksi dan menghanguskan seluruh isi bangunan rumah tersebut, karena rumah ditinggalkan sama penghuninya. Yang mana, pada Pukul 07.00 Wita, Sumokat berangkat pergi ke kebun dan meninggalkan istrinya bernama Elyse Kalalo sendirian dirumah. Tak lama kemudian, isterinya pergi berjualan makanan masak di Perum Rizky, Kelurahan Girian Permai (Aer Hujan), Kecamatan Ranowulu.

Timbulnya api dirumahnya keluarga Sumokat – Kalalo diketahui oleh salah satu tetangganya bernama Magri Manumpil (45) yang lagi duduk asyik didepan rumah, melihat api yang sudah membesar disertai angin kencang, api meleduskan bagian dapur dan kemudian merambat kebagian depan rumah.

Magri Manumpil (45) yang melihat sijago merah mengamuk, dirinya tak bisa berbuat apa - apa, melainkan hanya memberitahukan kejadian ini kepada Camat Ranowulu Andre Rantung untuk meminta bantuan kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung untuk cepat datang kelokasi kejadian, agar api tidak merambat kerumah warga lain.

Tak lama kemudian, dua unit mobil kebakaran milik Pemerintah Kota Bitung tiba diloaksi kebakaran langsung melakukan pemadaman dan dibantu oleh warga setempat dengan peralatan seadanya. Hanya dalam waktu hampir 1 jam, api berhasil dikuasai oleh tim pemadam kebakaran.

Mengetahui tempat tinggal mereka sudah dihanguskan sijago merah, keluaga Sumokat – Kalalo hanya meratap kesedihan, karena semua fasilitas mereka yang ada dalam rumah ludes tidak bisa diselamatkan oleh warga. Tidak ada korban dalam inseden ini, melainkan kerugian material yang dialami oleh pasangan suami isteri diperkirakan sekitar Rp 500.000,00 (Lima Ratus Juta Rupiah). 

Posting Komentar