TNI AL Bersama Bank Indonesia Gelar Ekspedi Kas Kepulauan Manado -Ternate Tahun 2015 | Reportase Sulawesi Utara       TNI AL Bersama Bank Indonesia Gelar Ekspedi Kas Kepulauan Manado -Ternate Tahun 2015 | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportase Sulut.com - Bertempat di dermaga Satkamla Bitung, dilaksanakan pelepasan Ekspedisi Kas Kepulauan Manado - Ternate yang bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut dan Bank Indonesia menggunakan KRI Lambung Mangkurat - 374.
Kegiatan ini rutin dilaksanakan, karena antara BI dan TNI AL sudah ada MoU sebelumnya. Dimana dalam program pendistribusian ini, kapan pun dan dimana pun TNI AL siap membantu, Rabu (16/12).

Perlu kita ketahui bersama, bahwa uang merupakan simbol kedaulatan negara terutama diwilayah perbatasan dan pulau - pulau terdepan NKRI. Jika suatu daerah perbatasan atau pulau terdepan sudah tidak lagi menggunakan rupiah sebagai alat tukarnya, maka dapat dipastikan kedaulatan NKRI terkoyak.  Bahkan, di kota - kota besar seperti Jakarta, tak sedikit yang bertransaksi menggunakan US Dollar atau Euro.

Hal ini bisa mengancam kedaulatan ketimbang didaerah perbatasan. Masyarakat kerap mengabaikan dalam menjaga kondisi fisik dan menyimpan uang, terutama yang memiliki nominal kecil, mengingat di pulau - pulau kecil uang yang paling sering be
redar di sana adalah uang dengan jumlah yang kecil dan biasanya uang yang kecil ini bentuk serta tampilannya sudah lusuh.

“ BI mengkategorikan uang yang sudah tidak layak edar berdasarkan kondisi fisiknya yakni tekstur, warna, material dan tahun penerbitan uang tersebut ”. Jika menurut analis BI, uang itu berdasarkan fisik dan tahun penerbitan sudah tidak layak edar, maka Bank Sentral akan melayani penukaran dengan uang baru. sedangkan uang tidak layak edar.
Upaya Bank Sentral untuk memastikan peredaran uang di masyarakat menggunakan uang yang layak edar. Uang rupiah yang beredar harus dipastikan dengan kondisi layak, karena rupiah merupakan salah satu representasi kedaulatan negara.

Oleh karena itu BI tidak henti - hentinya melakukan sosialisasi. Untuk pelayaran seperti ini hal yang paling mungkin dilakukan oleh BI adalah melakukan sosialisasi sekaligus penukaran uang. Selain sosialisasi, BI bekerjasama dengan TNI AL juga memberikan bantuan berupa bantuan alat belajar, sarana dan prasarana kesehatan serta bahan material bangunan. Kegiatan ini pula diharapkan akan sangat membantu dan memudahkan warga menjelang perayaan Natal tahun 2015, dalam penggunaan alat transaksi jual beli.

Ekspedisi Kas kepulauan kali ini mengambil rute Manado - Pulau Marore , Pulau Miangas, Pulau Karatung, Pulau Kabaruang dan terakhir Pulau Ternate. Pelepasan Ekspedisi, Tim Bank Indonesia yang on board di KRI Lambung Mangkurat - 374 berjumlah 8 orang dipimpin oleh Wakil Direksi BI,  Andi Yusnang dan dilepas langsung oleh, Ws Wadan Lantamal VIII Kolonel Laut (P) A M Susanto

Posting Komentar