Terdakwa Kasus Pencabulan Divonis Bebas Oleh Hakim Ketua PN Kota Bitung, Pengacara Terdakwa Akan Lapor Balik Pelapor Terkait Keterangan Palsu | Reportase Sulawesi Utara       Terdakwa Kasus Pencabulan Divonis Bebas Oleh Hakim Ketua PN Kota Bitung, Pengacara Terdakwa Akan Lapor Balik Pelapor Terkait Keterangan Palsu | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportase Sulut.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Bitung, memvonis bebas kepada terdakwa TS alias Toni (40), dengan perkara pencabulan anak dibawah umur, alasan pembebasan karena bukti yang diajukan oleh jaksa penuntut tidak kuat, Senin (25/01).

Terdakwa Toni (40), warga Kelurahan Wngurer Barat, Kecamatan Madidir, telah dijadikan tersangka oleh penyidik Reskrim Polres Bitung dengan melakukan penahanan Nomor SP.Han/72/VII/2015/Reskrim/Res Bitung, dimulai sejak tanggal 08 Juli 2015 – 27 Juli 2015. Selanjutnya berkas perkara terdakwa (P21) langsung dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bitung.

Sebagaimana diketahui, bahwa sidang tuntutan, Jaksa Penuntut Umum, Theoderus Luding SH memberikan tuntutan 9 tahun penjara kepada terdakwa Toni. ‘Terdakwa didampingi oleh Penasehat Hukum, Cristian Janis SH dan Andref S Papudo SH, meminta dengan hormat kepada Majelis Hakim Ketua, agar mempertimbangkan semua tuntutan yang diajukkan oleh JPU”.

Adapun alasan yang diajukkan oleh Penasehat Hukum terdakwa Cristian Janis SH yaitu, memperhatikan Pasal 82 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang, perubahan UU RI 23 Tahun 2002 tentang, perlindungan anak serta peraturan perundang – undangan lain yang berkaitan dengan perkara. Dijelaskan bahwa mengadili dan menyatakan terdakwa Toni tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum.

memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan dan kedudukan dan harkat serta martabatnya, memerintahkan agar terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan dan membebankan segala biaya perkara ini kepada negara, pungkas Hakim Ketua.

Sebagai Penasehat Hukum terdakwa, dalam kasus tersebut, sudah berupaya dengan semaksimal mungkin melakukan pembelaan kepada terdakwa. Kami juga mengucapkan kepada Majelis Hakim Ketua dan Hakim Anggota Pengadilan Negeri Bitung yang telah  mengabulkan semua permohonan kami untuk membebaskan terdakwa dari semua jeratan hukum.

Sebagai Penasehat Hukum terdakwa, akan mengajukan laporan balik terhadap pihak pelapor sehubungan dengan keterangan palsu yang mengakibatkan klien kami mengalami kerugian kurang lebih Rp 100.000.000,00 (Seratus Juta Rupah).

Posting Komentar