Waduuhh...!! Ternyata Pembuatan Drainase Baru di Pusat Kota Hanya Dijadikan Tempat Pembuangan Limbah Oli | Reportase Sulawesi Utara       Waduuhh...!! Ternyata Pembuatan Drainase Baru di Pusat Kota Hanya Dijadikan Tempat Pembuangan Limbah Oli | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportase Sulut.com - Banyak perusahaan di Kota Bitung menimbulkan kerawanan dengan melakukan pencemaran lingkungan. Sebagai buktinya, bahwa tak sedikit keluhan masyarakat seputar operasional perusahaan yang bisa saja mengancam aktifitas maupun lingkungan sekitar.

Keluhan mulai terkuak dari penjelasan beberapa warga kepada Reportase Sulut.com,  Minggu siang (10/01). Dimana pejelasan mereka mengatakan, praktek pembuangan limbah oli semacam ini bisa membahayakan orang banyak dan kami menduga, pencemaran limbah oli dilakukan oleh pihak PLTD Bitung.

"Kami menemukan ada limbah oli bekas disaluran drainase induk yang baru selesai dibuat, kami curiga limbah itu berasal atau sengaja dibuang oleh PLTD Bitung". ucap salah satu warga setempat, Ali Alhasni (42).

Ali Alhasni (42) yang berprofesi sebagai sopir taksi gelap ini menambahkan, sejak pembuatan drainase induk beberapa waktu lalu diseputaran Pusat Kota, air yang mengalir sangat bagus dan bahkan kami sempat memakai air itu untuk mencuci mobil. Begitu ada pembuatan drainase baru diseputaran jalan depan Bank BCA dan sekitarnya, air yang kami pakai berubah warna menjadi hitam dan berminyak.

Setahu kami, isinya cuma air dan sampah, setelah melihat ada tumpahan oli dalam jumlah banyak, kami sudah tidak lagi menggunakan air itu, bisa rusak mobil kami. Dugaan sumber limbah oli langsung tertuju ke PLTD Bitung. Kenapa dugaan kami mengarah kesana, karena BUMN tersebut berlokasi didekat saluran primer, sehingga punya akses untuk membuangnya, jelasnya.

Kita curiga, limbah oli ini sudah lama berlangsung. Makanya kalau hujan, saluran drainase cepat meluap karena sudah tertimbun dengan limbah oli dan apakah drainase baru yang dibuat oleh pemerintah Kota Bitung hanya digunakan untuk menampung limbah??, pungkasnya seraya menyesalkan kondisi drainase baru.

Berita ini sampai dipublikasikan, karena Reportase Sulut.com mencoba mendatangi pihak PLTD Bitung, Senin (11/01), untuk meminta keterangan (Konfirmasi), namun
dua anggota Securty tidak mau pertemukan dengan pihak manejemen, bahkan mereka hanya mengarahkan ke Kantor Minut atau ke Kantor Sulut. Maka dari itu, Reportase Sulut beranggapan, pihak PLTD Bitung menolak untuk memberikan jawaban.

Sedangkan beberapa awak media lain, berupaya melakukan konfirmasi dengan PLN Rayon Bitung, Riswan Gunawan selaku manajer tak bersedia memberi tanggapan terkait pencemaran oli. Ia menyebut, bahwa indikasi diatas tidak ada kaitan dengan kinerja PLN Rayon Bitung dan mereka memiliki pimpinan tersendiri.

Disisi lain, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bitung, Drs Jeffry Wowiling MSi, menjelaskan, akan langsung turun kelapangan dan mencoba menelusuri lokasi yang ditemukan limbah oli. Apabila hal ini dilakukan dengan sengaja, kami minta pihak PLTD Bitung harus bertanggung jawab.

Posting Komentar