Dewan Pers Sulut Bersama Pemkot Bitung Bahas Perbedaan Media Profesional Dan Media Abal - Abal | Reportase Sulawesi Utara       Dewan Pers Sulut Bersama Pemkot Bitung Bahas Perbedaan Media Profesional Dan Media Abal - Abal | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

reportase sulut.com Juni 27, 2016 A+ A- Print Email
Reportase Sulut.com - Pertemuam Anggota Dewan Pers bersama Pemerintah Kota Bitung, Senin (27/06), di BPU Kantor Walikota Bitung, melaksanakan Seminar Literasi Media dengan topik “Membedakan Media Profesional dengan Media Abal – Abal”, Selasa (28/06).

Team Dewan Pers yang di Ketuai oleh Yosep Adi Prasetyo alias Stanley, menghadirkan beberapa para nara sumber termasuk, Sinyo Sarundajang, Materi Konsep Pers Profesional Menurut KEJ dan UU Pers, Imam Wahyudi Materi Ciri -Ciri Wartawan Abal - Abal dan Menyikapi Pers Tidak Profesional dan Leo Batubara, Materi Prosedur Pengaduan Hak Jawab dan Penanganan Hukum Sengketa Pers.

"Melalui seminar ini, bisa memperoleh informasi tentang kode etik juranlis, apa fungsi utama pers, bagaiamana membedakan jurnalis yang profesional dan wartawan abal - abal".

MaMa saat memberikan sambutan mengatakan, seminar seperti sangat penting sekali dilaksanakan, karena banyak masyarakat yang belum memahami peran pers sesungguhnya sehingga mudah tertipu dengan oknum tertentu yang mengaku dirinya wartawan, pada kenyataanya memiliki kepentingan tertentu.

Dilaksanakannya Seminar Literasi Media, baru pertama kali di Sulawesi Utara dan Kota Bitung menjadi salah satu pilihan dari Dewan Pers. Selaku Pemerintah Kota Bitung, kami sangat mengapresiasi sekali atas kunjungan Dewan Pers yang sudah memberikan banyak masukkan dan juga arahan, kunci MaMa.

Terkait topik pembahasan diatas, maka dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Yang mana, tanya jawab tersebut disaksikan oleh Ketua TP - PKK Kota Bitung, Ny Khouni Lomban - Rawung, Plt Setda Kota Bitung, Drs Malton Andalangi, Unsur Forkopimda Kota Bitung, Para Pejabat dan ASN Lingkup Pemkot Bitung.

Posting Komentar