Akibat Kelalaian Tukang Las PT Phathemaang Dockyard, Kapal Pesanan Dinas Perikanan Kota Bitung Terbakar | Reportase Sulawesi Utara       Akibat Kelalaian Tukang Las PT Phathemaang Dockyard, Kapal Pesanan Dinas Perikanan Kota Bitung Terbakar | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportase Sulut.com - Akibat kelalaian para pekerja tukang las PT Pathemaang Dockyard, Kelurahan Tandurusa, Kecamatan, Sabtu (17/09), Pukul 10.00 Wita, kapal pesanan Dinas Perikanan Kota Bitung terbakar.

Menurut salah seorang tukang las kepada Reportase Sulut.com, bahwa penyebab terjadinya kebakaran, karena salah satu pekerja sedang melakukan pengelasan didalam palka dan kemudian percikan api mengenai busa.

Melihat sijago merah sudah mulai membesar, para pekerja yang ada diatas kapal berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, sijago merah tetap mengamuk sehingga merembet ke  palka yang lain..

Sedangkan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung yang saat itu mendapat telefon dari pihak dok langsung mendatangi lokasi kejadian dengan menurunkan 3 unit mobil damkar. Tidak ada kendala untuk memadamkan, karena yang terbakar hanyalah bagian palka saja, sehingga api berhasil dipadamkan oleh petugas damkar kurang lebih dari 1 jam.

Ketua Komisi C DPRD Kota Bitung, Superman Boy Gumolung menjelaskan kepada Reportase Sulut.com, beberapa bulan terakhir ini, peristiwa kebakaran hanya terjadi didok kapal dan ini merupakan kelalaian para pekerja tukang las.

Selain faktor kelalaian, pemilik dok kapal juga kami bisa salahkan, karena ditempat yang rawan kebakaran seperti ini tidak bisa menyiapkan berbagai peralatan damkar seperti tabung hydrant, jelas Gumolung.

Saya berharap, Pemerintah Kota Bitung, lebih khsusunya kepada instansi terkait, agar selalu mengecek setiap dok kapal, apakah mereka menyiapkan tabung hydrant apa tidak dan perlu ada ketegasan. Apbila itu mereka abaikan, ijin operasional mereka kalau bisa dibekukan saja, pungkas Gumolung.


Berita ini sampai dipublikasikan, karena pihak kepolisian Sektor Aertembaga yang datang ke lokasi TKP masih mengumpulkan data dan saksi – saksi, apa penyebab terjadinya kebakaran.

Posting Komentar