Ketua DPP KKIG Secara Resmi Melantik Dan Mengukuhkan Pengurus Cabang KKIG Kota Bitung | Reportase Sulawesi Utara       Ketua DPP KKIG Secara Resmi Melantik Dan Mengukuhkan Pengurus Cabang KKIG Kota Bitung | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportase Sulut.com - Atas ijin dan petujuk dari Yang Maha Kuasa, di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Walikota Bitung, Minggu (04/09), Pukul 20.00 Wita, dilangsungkan acara Pelantikan Pengurus Cabang Kerukunan Keluarga Gorontalo Indonesia (KKIG) Kota Bitung, Senin (05/09).

Turut hadir dalam acara pelantikan ini yakni, Walikota Bitung, Maximilian J Lomban Ketua Umum, Ketua TP – PKK Kota Bitung, Ny Khouni – Rawung, Ketua DPP KKIG, Safrudin Mosii, Sekjen DPP KKIG, Mohamad Robert Usman, Asisten I Provinsi Gorontalo, Anis Naki, Ketua DPD KKIG Sulut, Ismail Mo’o, Asisten 1 Bupati Gorontalo, Astrit Tuna, Plt Sekertaris Kota Bitung, Malton Andalangi, Kadis Kebersihan Kota Bitung, Merianti Dumbela, Anggota DPRD Kota Bitung, Tonny Yunus, Kepala JM Pelindo IV Kota Bitung,

Adapun yang disampaikan oleh Panitia Pelaksana acara, Rahmat Dunggio mengatakan, dilaksanakannya pelantikan atau pengukuhan Pengurus Cabang KKIG Kota Bitung, merupakan hasil Musyawarah Cabang II KKIG Kota Bitung yang dilaksanakan di Wisma Pelaut pada beberapa bulan lalu.

Tambahnya lagi, tujuan kegiatan ini adalah mengangkat eksistensi dan meningkatkan peran etnis Gorontalo dalam pembangunan Kota Bitung, Mempererat jalinan dan semangat kebersamaan sesama warga KKIG dalam kehidupan dan tata organisasi yang dinamis dan menyiapkan peran aktif organisasi dalam proses transpormasi masyarakat.


Sedangkan Ketua Umum KKIG Kota Bitung, Kasman Uno mengatakan, dirinya tak menyangka kalau acara pelantikan ini dihadiri oleh ratusan warga Gorontalo yang ada di Kota Bitung. Saya belum bisa berjanji apa – apa terhadap warga  Gorontalo dirantau. Saya hanya mohon doa dan dukungan, KKIG kedepan bisa lebih baik.

Uno juga menitip pesan kepada Asisten 1 Provinsi Gorontalo, agar memberitahukan kepada Gubernur Gorontalo, bahwa warga Gorontalo rantau yang tinggal di Kota Bitung terkendala dengan tanah perkuburan dan mobil jenazah. Ada 3 yang ditangisi oleh warga Gorontalo yaitu, 1. kehilangan, 2. Tak tahu dikubur dimana dan 3. kalaupun ada tanah kuburan, kami tidak tahu bayar pake apa.

Ketua DPD KKIG Sulut, Ismail Mo’o menambahkan, seiring dengan perjalanan waktu dan dinamika pemerintahan, KKIG tetap masih eksis di Kota Bitung. Sejak tahun 2011, secara vertikal maka dibentuklah Dewan Pimpinan Pusat yang tadinya ini merupakan organisasi panguyuban masyarakat Gorontalo diperantauan ditiap – tiap daerahnya masing – masing berdiri sendiri.

Walikota Bitung, Maxmilian J Lomban dalam sambutannya menjelaskan, didalam renacana tata ruang Kota Bitung belum bisa menata secara massal, masih dibuat ditiap – tiap Kelurahan dan Kecamatan. Saya barus mengusulkan kepada pihak DPRD Kota Bitung untuk melakukan adendem tentang rencana tata ruang, karena dalam UU bisa dirubah 5 Tahun. Begitu saya melihat celahnya, ternyata bisa mengadendem sebelum dilakukan perubahan.

Saya mengusulkan kepada pihak DPRD, untuk mengadendem rencana tata ruang kita yang pertama adalah lahan pekuburan. Menurut hemat saya, rencananya akan dibuat ditiga lokasi yang besar yakni, bagian barat, bagian timur dan pulau lembeh. Disitulah akan dibilah mana pekuburan muslim dan non muslim. Untuk mobil ambulance, kami akan menambahkan ditiap – tiap kecamatan minimal 2 mobil ambulance dan satunya akan difungsikan sebagai mobil jenazah, kunci Lomban.


   

Posting Komentar