Diduga Lakukan Pungli, 2 Oknum Pejabat Kelurahan Kumersot Terkena Operasi Tangkap Tangan

Iklan Semua Halaman

Diduga Lakukan Pungli, 2 Oknum Pejabat Kelurahan Kumersot Terkena Operasi Tangkap Tangan

Selasa, 07 Maret 2017
Reportasesulut.com - Diduga melakukan pengutan liar,  2 oknum menduduki jabatan tertinggi di Kelurahan Kumersot, Kecamatan Ranowulu, Selasa kemarin (07/03/17), terjaring operasi tangan tangan, dalam pengurusan sertifikat prona,

ke 2 oknum itu yaitu, Lurah Kumersot inisial OT alias Olvien dan Sekretaris Lurah Kumersot, NS alias Nova. Dimana, mereka berdua terkena OTT oleh tim saber pungli, Rocky Oroh, ketika membagikan sertifikat kepada pemilik tanah.

Menurut Oroh, selain membagikan sertifikat, mereka berdua memintai uang pengurusan kepada pemilik tanah senilai Rp 500 ribu. Dengan cara, mengisi daftar hadir, kemudian menyerahkan uang kepada sekretaris, setelah itu sertifikatnya diberikan.   

Ada sebanyak 28 warga yang ikut dalam pengurusan prona dan hampir semua dari mereka mengeluh, karena biaya yang dimintai ke 2 oknum tersebut, dinilai terlalu besar sekali, jelas Oroh.

Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan adalah, 28 sertifikat dan uang Rp 2 juta. Sedangkan Lurah dan Seklur serta beberapa pegawai BPN Kota Bitung, dibawa ke Kantor Polres Bitung, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, kunci Oroh.

Kapolres Bitung, AKBP Philemon Ginting SIK MH, saat dilakukan konfirmasi oleh seluruh awak media menjelaskan, saya belum bisa memberikan statement terkait dengan OTT, karena orang – orang masih dalam pemeriksaan.