Kasus Dugaan Korupsi Iuran Korpri Ditangani Polres Bitung Belum Ada Titik Terang | Reportase Sulawesi Utara       Kasus Dugaan Korupsi Iuran Korpri Ditangani Polres Bitung Belum Ada Titik Terang | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportasesulut.com - Terkait dengan kasus dugaan korupsi iuran Korpri Pemkot Bitung Tahun 2013 – 2016, senilai Rp1,7 miliar, beberapa hari ini ditangani Polres Bitung, belum juga ada titik terang, Kamis (10/08).

Padahal, beberapa berita online Kota Bitung, sudah mengangkat hal ke rana publik. Tentunya, melalui pemberitaan tersebut, memberikan motivasi kepada Kapolres Bitung beserta jajarannya, agar bisa mengungkap kasus ini secepatnya.

Selain itu, kasus ini menjadi sorotan oleh Pembina Garda Tipikor Indonesia (GTI) Sulut, Berty Lumempouw, ketika memberikan statement di media online beritamanado.com, beberapa hari lalu.

Menurutnya, iuran Korpri yang diambil dari gaji ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Bitung setiap bulan, demi kesejahteraan anggota Korpri, bukannya hanya dinikmati oleh sejumlah pejabat saja.


Lumempouw juga mendukung penuh langkah – langkah jajaran Polres, untuk mengungkap kemana uang Rp1,7 miliar mengalir, yang sampai saat ini belum ada pertanggungjawaban.

Ada baiknya, langkah penyidik membongkar kasus ini, terlebih dahulu diperiksa adalah Ketua Korpri dan Sekretaris Korpri. Sebab, kedua orang ini mengetahui kemana – mana saja uang ini mengalir.

Soal belum ada pertanggungjawaban, karena uang itu dipinjam sejumlah pejabat, itu rananya penydik membongkar siapa -  siapa saja yang sudah menikmati iuran Korpri, semenjak tahun 2013 – 2016, pungkas Lumempouw.

Sedangkan salah mantan pejabat Pemkot Bitung, yang namanya tidak ingin dipublikasikan, ketika dikonfirmasi sejumlah awak media menjelaskan, semenjak ia menjabat, tidak pernah dengar kalau ada pejabat yang pinjam uang Korpri.   

Posting Komentar