Meskipun Kondisi Fisik Memprihatinkan, Tak Mengurungkan Niat Oma Hapsa Sondakh Menuju Tanah Suci | Reportase Sulawesi Utara       Meskipun Kondisi Fisik Memprihatinkan, Tak Mengurungkan Niat Oma Hapsa Sondakh Menuju Tanah Suci | Reportase Sulawesi Utara

Ads (728x90)

Reportasesulut.com - Sebanyak 136 calon jamaah haji Kota Bitung yang akan diberangkatkan ke tanah suci (Mekkah) dan keberangkatan mereka pada tanggal Sabtu 12 Agustus 2017, akan dilepas oleh Walikota Bitung, Maxmilian J Lomban, Jumat (11/08).

Hal ini dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bitung , H Ulyas Taha. Dimana, 136 calon jamaah haji, per orang akan mendapatkan bantuan uang saku sekitar Rp 500 ribu - 1 juta dari Bapak Walikota.

Dari 136 calon jamaah haji tersebut, yang paling tertua adalalah Oma Hapsa Sondakh (90), warga Kelurahan Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan dan paling termuda Nur Madinah Arsyad (21), warga Kelurahan Winenet, Kecamatan Aertembaga.

Hasil penelusuran sejumlah IWO Kota Bitung, bahwa keberangkatan Oma Hapsa menuju ke tanah suci, merupakan doa serta niat besarnya. Meskipun mata pencahariannya hanyalah tukang kebun, beliau rajin menabung selama 25 tahun.


Apalagi, diusia senjanya sekarang ini, kondisi fisik Oma Hapsa sangat memprihatinkan sekali. Selain duduk di kursi roda, pendengarannya pun tidak stabil. Meskipun demikian, tak mengurungkan niatnya untuk menuju ke rumah Allah SWT.

Disisi lain, dengan memberikan senyuman, beliau juga menatap seluruh isi ruangan rumahnya mulai dari perabot, dinding, pintu, jendela dan foto keluarga.  Tak menutup kemungkinan, dibalik tatapannya ini pasti ada sesuatu yang dirahasikan.

Sementara, Aminah anak Oma Hapsa yang nomor 2 menjelaskan, keberangkatan ibu saya ke tanah suci sudah dari tahun kemarin. Sebagai anak, sangat bersyukur sekali, karena niat ibu kami sudah puluhan tahun.

Posting Komentar