Perusahaan Ini Tetap Eksis di Tengah Pandemi

Iklan Semua Halaman

Perusahaan Ini Tetap Eksis di Tengah Pandemi

Senin, 18 Mei 2020



Tommy Rondonuwu, Pengawas Umum PT. BOGI (Blue Ocean Grace Indonesia)


Bitung,ReportaseSulut.Com - Di tengah hantaman pandemi Covid-19 yang melanda dunia, ribuan perusahaan akhirnya tutup karena tidak mampu menjaga kelangsungan produksi dan menghidupi para buruh atau tenaga kerjanya. Namun tidak dengan PT. Blue Ocean Grace Indonesia (PT. BOGI) di Kota Bitung ini.

Perusahaan ikan yang bergerak di bidang ekspor ikan tuna ini tetap bertahan meski sejumlah perusahaan sejenis yang ada di Kota Cakalang, kini tidak beroperasi lagi.

Pengawas Umum PT. BOGI, Tommy Rondonuwu mengaku sengaja untuk tetap bertahan meski secara hukum ekonomi belum jelas keuntungan yang akan didapatkan perusahaan. Terlebih masa pandemi Corona ini belum dapat diprediksi kapan berakhirnya.

"Semua karena pertimbangan kemanusiaan sehingga kami tetap beroperasi. Memang kita berspekulasi karena kita tidak pernah tahu, kapan Covid ini berakhir," jelas Rondonuwu.

Menurut dia, perusahaannya bahkan terus melakukan pembelian ikan dari para nelayan agar mereka bisa tetap menghidupi keluarga. Demikian halnya di pabrik, tidak satu pun buruh yang di-PHK atau dirumahkan.

Kendati demikian, pihak perusahaan pun menerapkan secara ketat protokol Covid-19 bagi seluruh pekerja.

Sejak Maret lalu, 120 karyawan terpaksa bekerja a la karantina. Mereka tidak diperbolehkan meninggalkan perusahaan jika ingin tetap bekerja.

"Setelah bekerja, ruangan kantor, laboratorium dan ruang lainnya disulap menjadi tempat tidur dan untuk beristirahat bagi seluruh karyawan. Seluruh kebutuhan makan, minum dan kebersihan karyawan ditanggung seluruhnya oleh Pak Sekendri, owner perusahaan," papar Rondonuwu.

"Tetapi khusus karyawan yang beragama islam, kami perbolehkan pulang jelang Idul Fitri nanti agar mereka bisa berhari raya bersama keluarga," pungkas Rondonuwu yang akrab disapa, Panglima ini. (Adj)