Dinas Kesehatan Bitung Rapid Test Ratusan Warga

Iklan Semua Halaman

Dinas Kesehatan Bitung Rapid Test Ratusan Warga

Kamis, 11 Juni 2020
Resa Limonu, wartawan Inanews.com yang menjalani rapid test dengan hasil non-reaktif. 
Reportasesulut.com-Dinas Kesehatan Kota Bitung dalam dua (hari) berturut-turut melakukan Rapid Test kepada ratusan warga Kota Bitung. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya pemerintah menekan penyebaran virus corona atau Corona Virus Disease-19.

Rapid test atau uji cepat untuk mendiagnosa sistem kekebalan tubuh dan untuk mengetahui seseorang terpapar virus dengan waktu singkat ini dilaksanakan pada hari Rabu, (10/06) dan Kamis, (11/06) di tribun lapangan Kantor Walikota Bitung.

Release pers  atau siaran berita yang diterima dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menyatakan, Rapid Test ini dilakukan sebagai tindak lanjut proses Tracing (pelacakan) terhadap warga yang diduga memiliki riwayat kontak dengan pasien PDP yang saat ini menjalani isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Manado. 

Selain itu puluhan warga lainnya juga dilakukan pemeriksaan melalui Rapid Test dengan jumlah total 214 orang. Rinciannya, 22 orang ASN, 10 orang ibu hamil,  19 orang anggota TP-PKK Bitung dan 76 orang pedagang Pasar Girian pada hari Rabu lalu dengan hasil non-reaktif.

Sedangkan pada hari Kamis, sebanyak 49 orang pegawai dari Bank Sulut dan 38 orang masyarakat umum termasuk di antaranya adalah wartawan yang hasilnya juga,  non-reaktif.

Siaran pers yang dikirim oleh Albert Sergius, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkot Bitung yang juga adalah salah seorang juru bicara di Tim Gugus Tugas, Covid-19 Kota Bitung ini menyampaikan juga bahwa, Dinas Kesehatan Kota Bitung terus melakukan Tracing atau pelacakan terhadap warga yang melakukan kontak terhadap pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di seluruh kecamatan. 
Albert Sergius, salah satu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bitung. 
Diinformasikan pula, adanya pasien PDP yang meninggal di RSUD Manembo-nembo,  laki-laki usia 54 tahun, warga Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari dan langsung dimakamkan dengan prosedur protokol kesehatan di TPU Pinokalan pada Kamis, (11/06).

Selain itu, Sergius melalui siaran pers itu juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Bitung telah membagikan alat Pelindung Diri tambahan berupa Hazmat,  Masker kain,  Sarung Tangan dan Masker Bedah kepada 9 (sembilan) Puskesmas dan Palang Merah Indonesia (PMI)  Cabang Bitung.(Adj)