Sultan Temui Konstituen di Aertembaga.

Iklan Semua Halaman

Sultan Temui Konstituen di Aertembaga.

Rabu, 29 Juli 2020
HM. Yusuf Sultan, SH.MH didampingi Camat Aertembaga, Sumeldy Malangga dan Lurah Pateten Satu, Farida Ngurawan.  
Reportasesulut.com-Anggota DPRD Kota Bitung,  HM. Yusuf Sultan, SH. MH menemui konstituen atau warga pemilihnya di Daerah Pemilihan (Dapil) IV,  Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Rabu (29/07/2020) yang dikemas dalam gelaran reses.

Reses atau masa istirahat kegiatan sidang di DPRD sehingga anggota dewan (legislator) turun ke lapangan menemui warga untuk menyerap aspirasi. 

Reses masa sidang ketiga di tahun pertama yang dilakukan Yusuf Sultan, anggota DPRD dari Fraksi Golkar ini dilaksanakan di 5 lokasi akibat adanya pembatasan mengumpulkan orang di masa pandemi Covid-19.

5 lokasi yang dikunjungi di Kecamatan Aertembaga adalah Kelurahan Winenet Satu,  Winenet Dua, Pateten Satu, Pateten Dua dan pada Senin mendatang akan dilakukan di Kelurahan Paudean Kecamatan Lembe Utara. 

Di Kecamatan Aertembaga, Sultan didampingi Camat Sumeldy Malangga, perwakilan dari Dinas PUPR dan Kepala Kelurahan (Lurah) setempat. 

Di Kelurahan Pateten Satu, sebagian besar warga mengeluhkan drainase atau saluran air yang selama ini menjadi penyebab banjir dan menggenangi rumah-rumah warga. Masalah lahan juga banyak disampaikan warga, mengingat beberapa rumah terkena proyek jalan tol dan hingga kini belum tuntas pembayaran pembebasan lahannya. 

Warga Pateten Satu antusias memgikuti jalannya reses.
Selain banjir dan masalah lahan tol, warga juga berharap agar Anggota DPRD mendesak pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan yang mengharuskan anak-anak sekolah belajar di rumah dengan metode luring dan daring. 

"Tidak semua anak-anak dapat mengikuti pembelajaran melalui daring karena tidak semua memiliki telepon seluler pintar (smartphone). Selain itu, tidak semua orang tua mampu membeli kuota data di tengah masa sulit akibat pandemi ini. Belum lagi masalah jaringan yang beberapa wilayah sama sekali tidak terjangkau jaringan internet," keluh H. Syukron Entengo. 

Kepada warga, Yusuf Sultan menyampaikan bahwa seluruh aspirasi berupa saran,  masukan, keluhan dan harapan dari warga akan jadi catatan atau pokok-pokok pikiran DPRD dan akan diserahkan ke pihak eksekutif selaku pemerintah.

"Semua aspirasi masyarakat dalam reses akan kita sampaikan ke pemerintah melalui mekanisme yang telah diatur di lembaga legislatif. Yang pasti, saya sebagai wakil rakyat akan terus berusaha memperjuangkan apa yang jadi keluhan dan harapan masyarakat. Malu saya jika sampai akhir masa jabatan saya nanti tidak ada perubahan dan pembangunan di daerah pemilihan saya ini," ujar Sultan kepada konstituennya. 

Meski jumlah warga dibatasi, namun warga yang datang untuk mengikuti kegiatan reses ini tetap antusias. Jalannya reses pun tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebelum reses dimulai, seluruh warga yang hadir diberikan masker.(Adj)